Kasus DBD Menurun, Dinkes : Akibat Menurunnya Mobilitas Masyarakat

Kabid P2P Dinkes Kabupaten Cirebon, Nanang Ruhyat | Devteo Mahardika Prakoso

BERITA RADIO - Jumlah kasus Demam Berdarah Dengue (DBD) di Kabupaten Cirebon tahun ini mengalami penurunan jika dibandingkan dengan tahun sebelumnya. Seperti apa yang di sampaikan oleh Kepala Bidang Pengendalian dan Pemberantasan Penyakit (P2P) Dinas Kesehatan (Dinkes), Nanang Ruhiyat, Rabu 3 Maret 2021.

Dirinya mengatakan jika pada bulan Februari tahun lalu, kasus penyakit yang ditularkan oleh nyamuk aedes aegypti ini tercatat sebanyak 122 kasus. Dari jumlah itu, dikatakannya sebanyak 2 orang meninggal dunia.

"Tahun kemarin di bulan Februari ada 122 kasus dimana 2 orang meninggal dunia," ucap Nanang.

Sementara itu, untuk bulan Februari tahun ini pihaknya mencatat kasus Demam Berdarah tercatat hanya 33 kasus dimana 1 orang dari data tersebut meninggal dunia.

"Alhamdulillah untuk tahun ini memang ada penurunan dibandingkan dengan data bulan Februari tahun lalu, kalo tahun sekarang tercatat 33 kasus dan 1 orang meninggal dunia," ujar Nanang.

Penurunan jumlah kasus itu, disebutkannya, hal itu disebabkan oleh menurunnya tingkat mobilitas masyarakat akibat adanya pandemi Covid-19.

"Karena penyakit ini disebabkan oleh penularan, jadi kami bisa katakan kalo penurunan jumlah kasus karena menurunnya tingkat mobilitas masyarakat akibat adanya pandemi ini," kata Nanang.

Dari data yang dimiliki oleh pihaknya, wilayah yang masuk ke dalam zona tingkat kasus terbanyak berada disejumlah kecamatan diantaranya Kecamatan Klangenan, Kecamatan Plumbon, dan Kecamatan Babakan.

Berita Pilihan

Berita Lainnya

Berita Radio Network