Pejabat Kabupaten Cirebon Tegaskan Sia-Sia Bayar Pajak Kendaraan, Ini Penjelasannya !

Staf ahli ekonomi keuangan dan pembangunan Kabupaten Cirebon, Abraham Muhamad | Devteo Mahardika Prakoso

BERITA RADIO - Staf ahli ekonomi keuangan dan pembangunan Kabupaten Cirebon, Abraham Muhamad menilai jika pembayaran Pajak Kendaraan bermotor selama ini dirasa sia-sia. Menurutnya, output yang dirasakan ke daerah tidak sebanding dengan jumlah kendaraan yang ada di Kabupaten Cirebon.

Dijelaskannya, selama ini presentasi pembagian hasil dari Pajak Kendaraan bermotor tersebut tidak sebanding dengan yang dibutuhkan masyarakat, khususnya di Kabupaten Cirebon. 

"Dari dana bagi hasil Pajak Kendaraan bermotor Kabupaten Cirebon cuma dapet 20 persen aja. Harusnya dibagi dua dong, jangan seenaknya pusat membagi hasil pajak. Kalo udah begini apa dong yang dirasakan oleh masyarakat," ucap Abraham, Rabu 3 Maret 2021.

Menurutnya, Pemkab Cirebon seharusnya sadar akan hal ini dengan cara membuat terobosan baru. Untuk menunjang hal itu, dirinya menyarankan agar Pemkab Cirebon berkomunikasi dengan Pemprov Jabar lebih intens agar pembagian Pajak Kendaraan bermotor bisa dibagi dua. Permintaan tambahan penghasilan pajak harus dilakukan, supaya hasilnya bisa dipakai untuk kepentingan masyarakat.

"Liat aja jumlah kendaraan bermotor di Kabupaten Cirebon jumlahnya banyak, tap kok ini kita (Pemkab Cirebon) hanya dapat 20 persen saja," kata Abraham.

Dengan pembagian sebesar itu lanjut Abraham, maka otomatis banyak jalan provinsi yang rusak parah. Padahal, penggunaan Pajak Kendaraan sebagian besar dipakai untuk perbaikan jalan yang masuk dalam wilayah provinsi. Itupun yang melaksanakan adalah Pemkab Cirebon, kalau saja pembagiannya bisa 50 persen, maka jalan jalan rusak sedikit bisa diminimalisir.

"Pikiran out of the box harus dimiliki oleh dinas terkait, ini harus dilakukan agar ada dukungan pembangunan yang signifikan dari Pemprov Jawa Barat. Jika tidak dikabulkan, maka mending jangan bayar Pajak Kendaraan saja sekalian karena kontribusi ke daerah sangat kecil sekali," tegas Abraham.

Abraham meminta, supaya Pemkab Cirebon lebih berani meminta pembagian hasil yang signifikan ke Pemprov Jabar. Hal itu bisa dilakukan, asal ada niatan dari Pemkab Cirebon itu sendiri. Jangan sampai, masyarakat tidak menikmati hasil Pajak Kendaraan bermotor. Sementara, setiap tahun mereka harus membayar pajak kendaraan.

Berita Pilihan

Berita Lainnya

Berita Radio Network