Tidak Putus Asa, Pemkab Cirebon Kembali Ajukan Revitalisasi Taman Pataraksa

Taman Pataraksa Sumber Kabupaten Cirebon | Devteo Mahardika Prakoso

BERITARADIOMARITIM.COM - Sempat terhambat karena refocusing anggaran di tahun lalu. Tahun ini Pemerintah Kabupaten Cirebon kembali merencanakan pengajuan revitalisasi Taman Pataraksa.

Kepala Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kabupaten Cirebon, Deni Nurcahya melalui Kabid Kebersihan dan Pertamanan, Fitroh Suharyono mengaku pihaknya sedang merencanakan untuk revitalisasi Taman Pataraksa yang sempat terhambat oleh refocusing anggaran pada tahun lalu. Menurutnya ada alokasi anggaran dari Provinsi Jawa Barat untuk revitalisasi Taman Pataraksa tersebut. 

"Mudahan tahun ini bisa terlaksana, tidak kena refocusing lagi. Ya belum ada kabar refocusing. Anggaran sih belasan miliar, dan akan direvitalisasi seluruhnya, masih seperti Detail Engineering Design (DED) yang lama. Karena kalau merubah, harus perencanaan dari awal lagi, nanti lama lagi," kata Fitroh kepada wartawan, Senin 1 Maret 2021.

Sebelumnya, Pemerintah Provinsi Jawa Barat berencana untuk meeubah Taman Pataraksa Kabupaten Cirebon menjadi alun-alun serba guna yang representatif. Tidak tanggung-tanggung, Pemprov Jabar siap alirkan anggaran untuk pembangunan alun-alun serba guna tersebut mencapai belasan miliar.

Team Leader pembangunan alun-alun Pataraksa, Firman Irmansyah mengatakan konsep yang dirinya tawarkan untuk pembangunan Taman Pataraksa ini adalah pembuatan alun-alun yang akan dijadikan gabungan antara ruang publik umum se-Jawa Barat dengan kearifan lokal Kabupaten Cirebon. 

"Kita memakai semua unsur desain dari lambang Kabupaten Cirebon yang dimasukan kedalam desain kita. Dan fungsi utama alun-alun ini adalah dijadikan ruang publik umum bukan taman, yang didalamnya akan ada kegiatan untuk keluarga, anak-anak, serta tempat wisata kecil-kecilan," kata Firman.

Dikatakan Firman, Secara umum alun-alun ini pihaknya mengadopsi dari visi misi Gubernur Jawa Barat yang dipadukan dengan kearifan lokal daerah setempat. Bahkan nantinya alun-alun ini tidak ada desain yang mirip dimana pun se-Jawa Barat.

"Fasilitas yang ada adalah kita sediakan ruang serba guna atau galeri, yang nantinya di isi oleh kegiatan masyarakat seperti menjual produk lokal akan ditampilkan disini," ujarnya.

Berita Pilihan

Berita Lainnya

Berita Radio Network