5.352 Rumah Terendam Banjir di Kabupaten Cirebon

Ilustrasi banjir yang merendam rumah warga. | freepik.com

BERITARADIOMARITIM.COM - Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) mencatat sebanyak enam kecamatan di Kabupaten cirebon terendam banjir yang terjadi pada Senin 18 Januari 2021. Akibantnya, sebanyak ribuan rumah warga terendam banjir.

Kepala Pusat Data, Informasi dan Komunikasi Kebencanaan BNPB, Raditya Jati mengatakan banjir yang terjadi akibat hujan dengan intensitas tinggi yang mengguyur Kabupaten cirebon pada Minggu 17 Januari 2021 malam. Rata-rata, ketinggian air banjir sekitar 50 sampai 120 centimeter.

Adapun daerah yang terdampak banjir yakni Kecamatan Plered, Kecamatan Klangenan, Kecamatan Tengahtani, Kecamatan Suranenggala, Kecamatan Panguragan, dan Kecamatan Susukan.

"Tercatat sebanyak 5.352 unit rumah warga terdampak sehingga sebanyak 114 orang harus mengungsi," katanya dikutip dari laman bnpb.go.id, Senin 18 Januari 2021. 

Selain rumah warga, disebutkannya kerugian material lain yang terdampak antara lain 18 unit masjid, empat unit sekolah, dan 50 hektar lahan persawahan ikut terendam. 

Berdasarkan data dari bpbd Kabupaten cirebon yang memantau kondisi di lokasi banjir, air sudah berangsur surut. Selain itu juga dilakukan kaji cepat dan koordinasi dengan instansi terkait dalam melakukan evakuasi dan penanganan pascabanjir. 

Menurut pantauan Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG), wilayah Provinsi Jawa Barat berpotensi mengalami hujan lebat yang dapat disertai kilat dan angin kencang hingga tiga hari kedepan. 

Raditya juga menghimbau masyarakat untuk selalu waspada dan siaga menghadapi musim hujan yang akan terjadi sejumlah wilayah hingga akhir Februari 2021.

Berita Lainnya

Konten Rekomendasi

loading...

Berita Radio Network