Belajar Memutuskan Kebijakan dan Politik Melalui Sekolah Demokrasi

Wakil Gubernur Jawa Barat saat menghadiri acara Sekolah Demokrasi | Jabarprov.go.id

BERITARADIOMARITIM.COM- Sebagai wujud dalam mengapresiasi kegiatan dari Badan Koordinasi Himpunan Mahasiswa Islam (Badko HMI) Jabar yang telah menjadi panutan kaderisasi sebuah organisasi, Wakil Gubernur (Wagub) jawa barat (Jabar) Uu Ruzhanul Ulum membuka sekolah demokrasi bertema "Proses Formulasi Kebijakan dan Politik Anggaran Publik" yang dilaksanakan pada Senin, 30 November 2020.

Pemilihan tema yang dipilih saat ini, kang uu menjelaskan bahwa anggaran daerah merupakan komitmen politik, eksekutif, dan legislatif serta merupakan kesepakatan bersama dari berbagai macam kepentingan. 

"Sebuah organisasi bahkan partai pun kadang-kadang akan hilang jati diri, identitas, dan idealismenya kalau tidak ada sebuah pendidikan-pendidikan yang ideal. Oleh karena itu, sebagai kesinambungan sebuah organisasi khususnya menjaga identitas jati diri, maka kegiatan hari ini sangat dibutuhkan," jelas kang uu.

Acara ini pun berlangsung sejak Sabtu, 29 November dan akan terus berlangsung hingga Rabu, 2 Desember 2020 ini dilaksanakan di Villa Malaganti, Kabupaten Tasikmalaya. badko HMI dinilai kang uu merupakan organisasi yang jati dirinya tidak akan hilang dari waktu ke waktu. 

Dalam sekolah demokrasi ini pun dinilai sangat penting dalam mengajarkan agar selalu menerapkan demokrasi dalam mengambil keputusan-keputusan politik. Namun, Kang Uu mengingatkan, ketika membuat keputusan politik, maka harus dilandasi payung hukum yang sesuai berdasarkan UUD, Keputusan Menteri, Peraturan Pemerintah, dan lainnya. 

"Oleh karena itu, sebagai generasi muda, jangan tabu dalam masalah perpolitikan. Ilmu diimplementasikan dengan inovasi-inovasi pribadi. Karena memang pemuda adalah sebagai agen-agen perubahan. Begitu juga dengan takwa, diimplementasikan dengan moral dan akhlak," tutur Kang Uu. 

Di akhir pembukaannya terseebut, Kang Uu berharap agar para peserta dapat memanfaatkan ilmu dan informasi dari sekolah demokrasi. Selain itu para peserta pun dapat mengimbanginya dengan ketakwaan untuk diimplementasikan dalam kehidupan. 

"Sehebat apapun ilmu kita, sehebat apapun keilmuan, kalau tidak memliki akhlakul karimah dan budi pekerti, maka tidak akan memiliki nilai," harap Kang Uu.

Sumber : Jabarprov.go.id

Berita Lainnya

Konten Rekomendasi

loading...

Berita Radio Network