Polemik BPNT, Bupati Cirebon Segera Panggil Sekda, Dinas Sosial dan TKSK

Pertemuan Bupati Dengan Sekda, Dinsos dan TKSK | Devteo Mahardika Prakoso

BERITARADIOMARITIM.COM - bupati cirebon Imron mengaku polemik terkait dengan program Bantuan Pangan Non Tunai (bpnt), hal itu ditandai dengan memanggil sejumlah pihak yang terlibat di antaranya Sekretaris Daerah selaku Ketua Tim Koordinasi, Dinas Sosial selaku Dinas Teknis, dan Tenaga Kesejahteraan Sosial Kecamatan (TKSK) selaku pihak yang bersinggungan langsung dengan Keluarga Penerima Manfaat (KPM) bertempat di Kantor bupati cirebon, Senin 23 November 2020.

"Saya mengumpulkan TKSK, Dinsos, dan Sekda karena sering mendengar jika penyaluran bantuan terjadi masalah," kata Imron saat diwawancarai selepas pertemuan dengan sejumlah pihak yang terlibat dalam program bpnt

Masih kata Imron, pertemuan ini bertujuan untuk menguraikan masalah lalu menyelesaikan agar masyarakat tidak menjadi pihak yang dirugikan dalam penyaluran bpnt.

"Sengaja saya undang beberapa pihak dalam pertemuan ini bertujuan untuk mengurai dan menyelesaikan masalah terkait dengan BPNT," ucap Imron.

Menanggapi soal dugaan monopoli oleh sejumlah suplayer, dirinya menanggapi jika sejumlah suplayer tersebut harus mengikuti aturan yang berlaku terutama soal kualitas komoditi yang disalurkan bagi masyarakat.

"Saya tidak menutup suplayer, akan tetapi harus mengikuti aturan yang berlaku, jangan nyari untung dari program bantuan untuk masyarakat," tegas Imron.

Ia juga menekankan kepada seluruh pihak yang terlibat dalam program BPNT, supaya penerima jangan sampai dirugikan oleh program pemerintah. Terlebih lagi nilai-nilai kearifan lokal didalam ekonomi harus diutamakan dalam kata lain keterlibatan pengusaha lokal, yang nantinya akan dibuatkan aturan agar tidak terjadi praktek monopoli yang dilakukan oleh sejumlah suplayer.

"Kualitas komoditi yang saat ini banyak ditemukan tidak sesuai standar dan kami akan segera menyelesaikan hal itu, tim koordinasi harus diperkuat dalam melakukan pengawasan agar bantuan tepat sasaran," ungkap Imron. 

Berita Lainnya

Konten Rekomendasi

loading...

Berita Radio Network